YANG TERJADI PADA TUBUHMU SAAT MERINDUKAN PASANGAN

rindu pasangan

YANG TERJADI PADA TUBUHMU SAAT MERINDUKAN PASANGAN

Ingin bertemu pasanganmu atau sekedar menghubunginya merupakan hal normal saat kamu sedang merindukan pasanganmu. Jika kamu sedang jatuh cinta, merindu akan menjadi suatu hal yang selalu kamu rasakan. Merindu merupakan perasaan campur aduk yang tidak selalu mudah untuk dimengerti. 

“Emosi cinta merubah neurobiologi di otak mu” itulah kenapa kamu akan merasakan perasaan campur aduk yang tidak dapat kamu menegerti. Psikoterapis Puja Parikh, LCSW, mengatakan “Senyawa neurotransmitter dilepaskan ketika kamu berpelukan, berciuman, melakukan seks dan berbagi momen intim dengan pasangan, kamu membentuk ikatan dan menghubungkan kesenangan dan kebahagiaan dengan pasanganmu”.

Ketika kamu terikat dengan seseorang, otakmu melepaskan senyawa seperti dopamin, serotonin, dan oksitosin. Dr. Judy Ho, PhD seorang neuropsikologis bersertifikat dan pemilik The Doctors berkata, “Senyawa ini tidak hanya membuat perasaan menjadi baik tapi juga membantumu menjaga kesehatan”.

“Ketika kamu terpisah dengan pasanganmu, otakmu akan secara naluriah mencari mereka untuk mendapatkan perasaan itu [senang/kebahagian/kepuasan] lagi”, kata Ho. Otakmu akan secara naluri akan selalu mencari perasaan itu sampai waktu kamu bertemu dengan pasanganmu lagi.

Pada tahun 2010 sebuah studi mempublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine, menemukan bahwa jatuh cinta mengaktifkan otak dengan cara yang sama seperti cara keja kokain. Itulah alasan kenapa kita akan terus menerus ingin bertemu dengan pasangan kita saat sedang jatuh cinta.

Untuk beberapa kasus, merindukan pasangan bahkan bisa menjadi obsesi. Jika kamu menemukan dirimu merindukan pasanganmu dengan cara yang bisa mempengaruhi rutinitas harianmu, penting untuk menemukan strategi untuk menghadapinya dengan cara yang sehat.

Perasaan yang kamu dapatkan saat merindukan pasangan mengartikan bahwa otakmu mencari mereka dan secara ilmiah kadar hormon oksitosin dan dopamin menurun. Tara L Skubella seorang pakar hubungan dan pemilik Earth Tantra mengatakan, “sentuhan fisik, seks dan hubungan yang tulus meningkatkan kadar hormon oksitosin dan dopamin, jika kita tidak bisa mendapatkannya ada banyak cara lain untuk meningkatan hormon tersebut, contohnya dengan memeluk teman atau keluarga, memijat tubuh atau memeluk peliharaanmu akan memberikan banyak manfaat”.

Skubella juga mengatakan “Meditasi, yoga dan mengatur pernapasan juga bisa untuk melepaskan hormon oksitosin dan dopamin dengan cara yang sehat”. Faktanya, sebuah studi pada tahun 2013 mempublikasikan di Indian Journal of Psychiatry menemukan bahwa satu sesi yoga bisa membantu meningkatkan kadar hormon oksitosin”.

Jika kamu merindukan pasanganmu dengan cara yang tidak biasa atau terkesan sangat ekstrem, cobalah untuk mencari kegiatan fisik yang kamu sukai atau berinteraksi dengan teman, keluarga atau peliharaan, jangan sampai kerinduanmu dengan pasangan meyebabkan obsesi yang merugikan bagi dirimu dan orang lain.

(sumber : bustle.com)

429 Comments

Post A Comment