PENGARUH HORMON TESTOSTERON DALAM TUBUH

PENGARUH HORMON TESTOSTERON DALAM TUBUH

Testosteron adalah hormon penting pada pria yang bertanggung jawab untuk pengembangan dan pemeliharaan organ pada pria. Wanita juga memiliki testosteron, tetapi dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan pria. Pengaruh hormon testosteron meliputi keseluruhan organ dalam tubuh. Namun, apa saja pengaruh hormon testosteron akan kita jelaskan lebih detail di bawah ini.

Pengaruh hormon testosteron pada anggota dalam tubuh

Tingkat testosteron mempengaruhi segala hal pada pria mulai dari sistem reproduksi dan seksualitas hingga massa otot dan kepadatan tulang. Pengaruh hormon testosteron memilik peran dalam beberapa organ dan sistem tubuh seperti :

1. Sistem endokrin

Sistem endokrin tubuh terdiri dari kelenjar yang memproduksi hormon. Hipotalamus, yang terletak di otak, memberitahu kelenjar hipofisis berapa banyak testosteron yang dibutuhkan tubuh. Kelenjar pituitari kemudian mengirimkan pesan ke testis. Sebagian besar testosteron diproduksi di testis dan dalam jumlah kecil diproduksi dari kelenjar adrenal, yang terletak tepat di atas ginjal. Pada wanita, kelenjar adrenalin dan ovarium menghasilkan sejumlah kecil testosteron.

Bahkan, sebelum anak laki-laki lahir, testosteron berfungsi membentuk alam kelamin pria. Selama pubertas, testosteron bertanggung jawab untuk pengembangan atribut pria seperti suara yang lebih dalam, janggut, dan rambut dalam tubuh. Selain itu, hormon ini juga mempromosikan massa otot dan dorongan seks. Produksi testosteron melonjak selama masa remaja dan mencapai puncaknya pada akhir remaja atau awal 20-an. Setelah usia 30, wajar jika kadar testosteron turun sekitar satu persen setiap tahun.

2. Sistem reproduksi 

Sekitar tujuh minggu setelah pembuahan atau saat kehamilan bayi pria, testosteron mulai membantu membentuk alat kelamin pria. Saat pubertas, ketika produksi testosteron melonjak, testis dan penis tumbuh. Testis menghasilkan aliran testosteron yang stabil dan membuat pasokan sperma segar setiap hari.

Pria yang memiliki kadar testosteron rendah dapat mengalami disfungsi ereksi (DE). terapi testosteron merupakan salah satu cara mengatasi masalh ini, namun jika dilakukan dalam jangka panjang terapi ini dapat menurunkan produksi sperma, pembesaran prostat, testis yang lebih kecil dan lebih lunak. Sebaiknya pertimbangkan kembali saat ingin melakukan terapi ini.

3. Sistem saraf pusat

Testosteron berperan dalam perilaku tertentu, termasuk agresi dan dominasi. Ini juga membantu memicu daya saing dan meningkatkan harga diri. Testosteron yang rendah dapat menyebabkan hilangnya kepercayaan diri dan kurangnya motivasi. ini juga dapat menurunkan kemampuan pria untuk berkonsentrasi atau menyebabkan perasaan sedih. Selain itu testosteron rendah dapat menyebabkan gangguan tidur dan kekurangan energi. Namun perlu diingat bahwa testosteron hanya salah satu faktor yang mempengaruhi sifat-sifat kepribadian. Faktor biologis dan lingkungan lainnya juga terlibat.

Selain tiga sistem yang sudah dijelaskan diatas hormon testosteron juga mempengaruhi produksi rambut, masa otot dan sistem peredaran darah. Jadi itulah mengapa hormon testosteron mempengaruhi hampir keseluruhan organ tubuh. Jumlah hormon testosteron juga dipengaruhi oleh gaya hidup yang kita terapkan. Karenanya menerapkan gaya hidup sehat dapat membantu meningkatkan jumlah testosteron dalam jumlah normal. 

KLIK GAMBAR UNTUK ATASI MASALAH TESTOSTERON

PRODUK KAMI YANG LAIN : HERBAL STAMINA DAN SUPLEMEN DIET

37 Comments

Post A Comment